wrap2'>
#

Senin, 31 Oktober 2011

Apakah menggunakan indikator berarti akan menyesatkan dan cenderung salah?

Trading adalah personal, tiap orang memiliki cara masing-masing untuk melakukan trading. Tuhan menciptakan kita berbeda satu sama lain, berbeda fisik, berbeda pola pikir, dan berbeda cara dalam memandang sesuatu.

Seringkali kita baca di forum atau di web yang menyatakan bahwa cara trading yang baik adalah sama sekali tidak menggunakan indikator dan benar-benar hanya mengandalkan kepada price action. Kita karena belum begitu memahami, cenderung mengikuti saran tersebut dan akhirnya babak belur.

Tugas utama seorang trader hanya 2 hal, yaitu yang paling utama adalah menjaga agar account tetap selamat (nilai loss harus sekecil mungkin) dan tugas kedua adalah menghasilkan profit (tidak peduli berapa pip, yang penting profit).

Bagaimana caranya agar 2 tugas tersebut dapat dicapai? Terserah Anda sendiri.

Menggunakan banyak indikator bukanlah sesuatu yang salah. Tolok ukur sukses tidaknya trading bukan terletak pada caranya, tetapi terletak pada hasil. Oleh karenanya, silahkan saja menggunakan cara apapun yang cocok dengan diri sendiri agar dapat mencapai tujuan.

Yakinlah pada diri sendiri dan dengan cara Anda sendiri. Jangan terlalu banyak mendengarkan saran atau pendapat orang lain karena dalam trading justru hal seperti ini akan membingungkan Anda sendiri dan menyebabkan Anda menjadi lebih lamban untuk mencapai tujuan.

Usahakan tetap fokus dan berjalan lurus ke arah tujuan.

Saran atau pendapat orang lain justru akan membuat Anda menjadi lebih sering belak belok dan tidak lurus lagi. Ingat, Tuhan menciptakan kita berbeda-beda, belum tentu saran atau pendapat tersebut cocok untuk diri Anda. Karena apabila Anda sering mendengarkan saran tersebut, maka waktu Anda akan terbuang percuma hanya untuk mengikuti dan mencoba saran yang belum tentu cocok.

Trading bukanlah sebuah komunitas sosial. Trading juga bukan pekerjaan team. Trading adalah pekerjaan individu. Oleh karenanya, sering kali dikatakan bahwa "trading is a lonely job" karena dilakukan sendirian.

Tentunya hal ini salah kalau Anda tidak mendengar pendapat atau saran orang lain bila berkaitan dengan komunitas sosial atau pekerjaan kantor yang dikerjakan oleh team. Anda akan dianggap egois, semaunya sendiri, dan otoriter. Dalam komunitas sosial, kewajiban kita adalah menjaga agar seminimal mungkin tidak timbul konflik sehingga yang terbaik dilakukan adalah lebih banyak mendengar, memberikan kesempatan pada yang lain, untuk kemudian dilakukan bersama-sama. Tugas kita disini adalah agar "everybody happy" :)

Tetapi kenyataan dari trading, jauh berbeda dengan kehidupan nyata yang kita jalani sehari-hari. Hanya satu yang wajib dipercayai yaitu diri sendiri dan jangan pernah pedulikan omongan orang lain. Tugas kita disini bukan untuk membuat "everybody happy" tetapi bagaimana caranya agar profit. Toh nantinya kalau profit, apalagi melakukan managed funds, everybody will happy :)

Market dapat diibaratkan seperti medan perang dimana tiap orang memiliki cara tempur masing-masing sesuai kepribadiannya. Tugas utamanya bukanlah meraih kemenangan, tetapi menyelamatkan nyawa terlebih dahulu. Bagaimana bisa menang kalau nyawa hilang?

Oleh karenanya utamakan terlebih dahulu keselamatan modal, baru kemudian berpikir profit. Anda tidak akan bisa memperoleh profit kalau modal amblas. Selalu ingat bahwa modal tersebut adalah nyawa Anda dan gunakan segala cara agar nyawa tersebut tetap selamat.

Yang perlu diingat, nyawa Anda hanya 1. Anda bukan kucing yang katanya memiliki 7 nyawa :) Oleh karenanya jangan pernah berpikir untuk menjadi kucing, berusaha sekeras mungkin pertahankan nyawa satu-satunya yang dimiliki.
Berlatih dengan tekun bagaimana caranya agar entry dapat menjadi lebih baik sehingga stoploss yang digunakan dapat sekecil mungkin. Inilah kunci utama untuk menyelamatkan modal.

Ibarat bertempur, baru maju kalau diperkirakan Anda akan menang dan beresiko hanya lecet-lecet saja. Jangan pernah nekad maju kalau akibatnya tangan atau kaki atau bahkan kepala terpotong. Hal ini konyol karena bukan kemenangan yang diperoleh, justru nyawa hilang. Berlatihlah agar intuisi memperkirakan resiko dapat terbentuk dalam diri.

Segera mundur (gunakan stoploss/ cut loss) apabila terlihat tanda-tanda jelas-jelas kalah, jangan pernah nekad untuk maju terus karena akibatnya akan kehilangan segalanya. Loss adalah hal yang biasanya dalam trading. Selalu tanamkan bahwa loss adalah sebuah penghematan dan penyelamat account. Lebih baik loss kecil sekarang daripada bertahan dan berakibat loss memakan modal.

0 komentar:

Posting Komentar

 
KOMUNITAS FOREX MALANG | INVESTASI FOREX FIX PROFIT 4% | PELATIHAN FOREX