wrap2'>
#

Senin, 31 Oktober 2011

Introducing Broker (IB)

Introducing Broker (IB)

IB sebenarnya hanyalah sekedar tenaga marketing dari sebuah broker. Akan tetapi banyak yang mempersepsikan salah sehingga menganggap bahwa IB adalah perwakilan broker.

Oleh karena sekedar tenaga marketing, maka fungsi IB hanyalah mempromosikan broker tersebut dengan tujuan agar mendapatkan klien sebanyak mungkin dengan imbalan berupa komisi. Sebagai marketing, tentunya IB tidak ambil pusing apabila nantinya broker melakukan kecurangan. Yang penting bagi IB adalah memperoleh sebanyak mungkin klien agar komisi yang diiterima semakin banyak.

Gambaran mudahnya, IB ini seperti halnya tenaga marketing asuransi yang selama ini kita kenal. Mereka hanya memasarkan produk asuransi, tanpa ambil pusing apakah nantinya kalau terjadi klaim akan mudah atau dipersulit. Yang penting bagi mereka adalah sebanyak mungkin mendapatkan klien agar komisi makin banyak diterima.

Nah, kenapa suatu perusahaan asuransi memiliki tenaga marketing yang lebih banyak daripada perusahaan lainnya?
Jawabannya sederhana, karena perusahaan asuransi tersebut memberikan komisi yang jauh lebih tinggi daripada perusahaan lainnya. Akibat hal inilah, lebih banyak tenaga marketing yang memasarkan produknya daripada produk asuransi lain yang memberi komisi yang lebih kecil.

Pertanyaan berikutnya, kenapa perusahaan asuransi tersebut berani memberikan komisi yang lebih tinggi daripada yang lain?

Jawabannya juga sederhana, karena perusahaan asuransi tersebut adalah perusahaan baru sehingga agar dapat cepat mendapatkan klien akhirnya berani memberikan komisi tinggi kepada marketingnya. Atau perusahaan asuransi tersebut adalah perusahaan "tidak jelas" dimana margin labanya sangat tinggi dikarenakan hanya menerima premi tetapi mempersulit pembayaran klaim :)

Hal diatas sama halnya dengan pertanyaan seperti ini, kenapa BPR berani memberikan bunga deposito yang jauh lebih tinggi daripada bunga bank besar? Tentunya kita dapat menjawab sendiri pertanyaan ini :)

Kesimpulan yang dapat ditarik dari hal ini, justru bila sebuah broker memiliki semakin banyak IB maka ada baiknya untuk berhati-hati dan waspada dikarenakan menandakan bahwa broker yang dipasarkan IB tersebut belum tentu baik.
Lucunya, yang terjadi di Indonesia adalah sebaliknya. Justru semakin banyak IB maka broker tersebut dianggap semakin terpercaya.

Hal ini dikarenakan adanya persepsi yang salah, yaitu yang menganggap bahwa IB adalah perwakilan broker. Tentunya semakin banyak "perwakilan" maka semakin terpercaya dong broker tersebut :)

Padahal IB hanyalah sekedar "nama keren" dari tenaga marketing di dunia forex :)

Pada saat nantinya broker melakukan kecurangan, IB tidak dapat berbuat apa-apa dikarenakan mereka hanyalah sekedar tenaga marketing dan bukan perwakilan. Yang dikantongi IB hanyalah komisi hasil pencarian klien, sedangkan deposit klien diterima seluruhnya oleh broker yang diwakilinya.

Sama halnya dengan ilustrasi asuransi diatas, bisakah Anda menuntut sales asuransi apabila klaim dipersulit? Tentunya tidak bisa, karena tuntutan klaim bukanlah tanggung jawab sales tetapi sepenuhnya tanggung jawab perusahaan asuransi (broker).

OK, ...Semoga Bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

 
KOMUNITAS FOREX MALANG | INVESTASI FOREX FIX PROFIT 4% | PELATIHAN FOREX